Bagus Susetyo, “Proyek Perumahan Bisa Menggerakkan 175 Bisnis Ikutan”

Bagus Susetyo (tengah) bersama anggota DPD REI Kaltim Rayakan HUT REI ke-49

 

Suara UMKM.net–DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Timur rayakan HUT REI ke-49 di Kantor DPD REI Kaltim di jalan Siradj Salman Ruko Grand Mutiara Blok.B Nomor 6 Kota Samarinda, Kamis (11/2/2021), dikarenakan kondisi pandemi acara pun berlangsung sederhana dan dihadiri oleh anggota saja.

“Kita memperkokoh silaturahim antar anggota REI kemudian juga Stakeholder dibisnis perumahan, mestinya perbankan biasanya kita undang tapi karena kondisi pandemi kita agak membatasi jadi cukup untuk anggota saja,” ujar  Ketua DPD REI Kaltim Bagus Susetyo disela-sela acara.

“Garda Terdepan Pemulihan Ekonomi Nasional” menjadi tema HUT REI ke-49, dijelaskan Bagus sapaan akrabnya, dikarenakan kondisi pertumbuhan ekonomi sedang turun mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat maka dari proyek perumahan bisa menjadi ujung tombak agar pergerakan ekonomi bisa berjalan.

“Kalo proyek perumahan itu kan bisa menggerakkan 175 bisnis ikutan,” kata Bagus.

Ia pun menjelaskan dengan adanya proyek perumahan akan menggerakkan ekonomi dibeberapa lokasi diantara penjualan material-material, sewa warung makan, sembako, alat transportasi, alat berat dan lainnya.

Namun diakui Bagus bahwa kondisi saat ini proyek perumahan yang bisa berjalan adalah dari perumahan subsidi sedangkan rumah non subsidi agak berat dijual, walapun masih ada tapi tidak sebanyak kebutuhan rumah untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah

“Rumah subsidi yang bisa berjalan, bisa menjual, bisa dibangun, kalo yang non subsidi berat karena harga jualnya”ungkap Bagus.

“Sebenarnya pemerintah mestinya lebih mendukung, lebih mendorong bisnis perumahan agar lebih baik lagi, meskipun dari segi perizinan dan  sertifikasi sekarang juga sudah cukup baik,” lanjutnya.

Bagus pun berharap meski dalam kondisi pandemi pembangunan proyek perumahan harus tetap jalan.

“Kita berharap semuanya selalu semangat, tetap bekerja, tetap menjual, memasarkan bagaimanapun kondisi walau banyak keterbatasan, tetap kita harus membangun,” pungkasnya.[erm/abe]